Tunggu bentaar aja...
   

Mengobati Asma Secara Tradisional

15 Oktober 2011 | 07.32.00 WIB

Asma adalah penyakit inflamasi (radang) kronik saluran napas menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan nafas yang menimbulkan gejala episodik berulang berupa mengi (nafas berbunyi ngik-ngik), sesak nafas, dada terasa berat dan batuk-batuk terutama malam menjelang dini hari. Gejala tersebut terjadi berhubungan dengan obstruksi jalan nafas yang luas, bervariasi dan seringkali bersifat reversible dengan atau tanpa pengobatan.

Bila Anda menderita asma namun belum juga mendapatkan kesembuhan, berikut beberapa ramuan tradisional yang perlu Anda coba:

Ramuan I

Bahan-bahan
Untuk obat dalam, sediakan kencur secukupnya, dau sendok makan madu, dan satu butir telur ayam. Sementara itu, untuk obat luar, sediakan tujuh lembar daun sirih, satu sendok teh lada putih, dan minyak kayu putih.

Cara membuat
Kencur dicuci bersih, lalu diperut dan diperas. Hasil perasan kencur dicampur dengan madu dan telur ayam, lalu dikocok. Sebelum diminum, campuran ini didiamkan sebentar. Ramuan ini digunakan sebagai obat dalam. Sementara itu, ramuan obat luar dibuat dengan menggerus daun sirih dan lada putih hingga lumat dan halus. Hasil gerusan tadi dicampur dengan minyak kayu putih secukupnya. Penggunaannya dilakukan dengan cara membalurkan ramuan ini di dada dan leher.

Ramuan II

Bahan-bahan
Enam lembar daun randu (kapuk) yang masih muda dan satu sendok makan madu.

Cara membuat
Daun randu dicuci bersih lalu digiling hingga halus. Hasil gilingan daun randu diseduh dengan secangkir air panas dan ditambahkan madu. Air seduhan tersebut disaring.

Cara memakai
Dosis yang dianjurkan cukup dua kali sehari sebayak dua sendok makan. ramuan ini diminum dalam keadaan hangat-hangat kuku.

Ramuan III

Bahan-bahan
Sepuluh siung bawang putih dan satu sendok makan madu.

Cara membuat
Bawang putih dikupas dan dicuci bersih, Kemudian dipotong-potong agak tipis. Hasil irisannya direbus dengan dua gelas air sampai tersisa hanya sekitar seperempat gelas. Air rebusan didinginkan, lalu disaring. Sebelum diminum, ditambahkan madu.

Cara memakai
Dosis yang dianjurkan tiga kali sehari sebanyak setengah gelas.

Ramuan IV

Bahan-bahan
Satu genggam daun tanjung muda dan dua sendok makan kikisan kayu cendana.

Cara membuat
Daun tanjung muda dikeringkan dan dijadikan serbuk. Serbuk daun tanjung dicampur dengan kikisan kayu cendana.

Cara memakai
Jika penyakit asma kambuh, isaplah ramuan ini beberapa kali.

Ramuan V

Bahan-bahan
Delapan lembar daun sirih, dua belas lembar daun akar gamat, dua puluh butir biji buah putat, tiga puluh butir lada putih, dan tiga sendok teh minyak kayu putih.

Cara membuat
Semua bahan dicuci hingga bersih, lalu ditumbuk sampai halus. Campuran bahan yang sudah halus diremas-remas sambil dicampur dengan minyak kayu putih.

Cara memakai
Ramuan ini dibalurkan ke bagian dada dan punggung penderita asma.

Ramuan VI

Bahan-bahan
Tujuh lembar daun sambiloto, satu sendok teh saga manis, satu sendok teh bunga belimbing, tujuh biji cengkih, tujuh biji kemukus, dan satu jari tangan kayu manis.

Cara membuat
Semua bahan dicuci bersih, lalu direbus dengan tiga gelas air hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin, air rebusan tersebut disaring.

Cara memakai
Ramuan ini diminum tiga kali sehari sebanyak setengah gelas setiap minum.

Ramuan VII

Bahan-bahan
Sepuluh batang sereh dan gula secukupnya.

Cara membuat
Batang sereh dicuci bersih, lalu dimemarkan. Setelah itu, batang sereh direbus dengan lima gelas air, lalu ditambahkan gula secukupnya. Setelah tersisa sekitar dua setengah gelas, air rebusan diangkat dan didinginkan.

Cara memakai
Ramuan ini diminum empat kali sehari sebanyak setengah gelas setiap minum.

Ramuan VIII

Bahan-bahan
Satu atau dua buah mengkudu yang sudah matang, wortel, dan jeruk lemon secukupnya

Cara membuat
Buah mengkudu yang sudah matang dicuci bersih, dipotong-potong kecil, lalu dibuat jus dengan cara di-blender. Wortel dan jeruk lemon juga dibuat jus masing-masing sebanyak satu gelas. Jus wortel dan jeruk lemon ditambahkan ke dalam jus mengkudu, lalu diaduk secara merata.

Cara memakai
Ramuan ini diminum tiga kali sehari secara teratur.

Ramuan IX

Bahan –bahan
Dua buah mengkudu yang sudah matang, satu siung jahe, dan madu secukupnya.

Cara membuat
Buah mengkudu dan jahe dicuci bersih, lalu dipotong-potong. Setelah itu, di-blender dan ditambahkan air secukupnya, lalu direbus hingga mendidih. ke dalam rebusan tersebut ditambahkan madu secukupnya, lalu diaduk hingga merata. Ramuan ini dapat diminum dalam keadaan hangat.

Ramuan X

Bahan-bahan
Lima belas gram jahe, dua ratus gram lobak, dan dua sendok makan madu.

Cara membuat
Semua bahan dicuci bersih, lalu di-blender dan ditambahkan madu. Aduk hingga merata, dan dapat segera diminum.

Cara memakai
Dapat diminum 2 kali sehari secara teratur.

Ramuan XI

Bahan-bahan
Lima belas gram jahe, sepuluh gram daun jinten, satu ibu jari kayu manis, lima belas gram umbi bidara upas, empat butir kemukus, dan satu sendok makan madu.
Cara membuat
Semua bahan dicuci bersih, lalu direbus dalam 600 ml air hingga tersisa sekitar 300 ml. kemudian, larutan tersebut disaring dan ditambahkan madu, lalu diaduk hingga merata.
Cara memakai
Dapat diminum 2 kali setiap hari.

Ramuan XII

Bahan-bahan
Lima gram jahe dan tiga puluh gram sambung nyawa.

Cara membuat
Jahe dikupas lalu bersama sambung nyawa dicuci bersih. Setelah itu, direbus dalam 500 ml air hangat hingga tersisa sekitar 250 ml, lalu disaring.

Cara memakai
Air rebusannya diminum selagi hangat sebanyak 2 kali setiap hari.

Selain perawatannya dengan berbagai ramuan tradisional, penderita asma dianjurkan untuk tidak merokok, mengurangi makanan atau minuman dingin, tidak mandi terlalu malam, serta menjaga emosi dan stamina supaya tetap stabil.
sumber: duniakui
07.32.00 WIB | 0 Komentar | Selengkapnya...

Tips Menyembuhkan Asma Secara Alami


Asma adalah sebuah gangguan pernafasan yang terjadi akibat membengkak paru-paru, sehingga menutup atau mempersempit saluran pernafasan. Ketika kita berbicara mengenai pengobatan medis untuk asma, kita umumnya berbicara tentang pencegahan dan tindakan darurat. Banyak diantara obat-obatan mengandung steroid yang dalam jangka panjang bisa membahayakan sistem tubuh.

Tetapi akan lebih aman untuk memilih pengobatan alami dan banyak diantaranya sudah kita ketahui seperti:

  • Buah ara: Buah ara dikenal bisa mempermudah pernafasan dengan cara mengeluarkan dahak dari dalam tubuh. Konsumsi yang direkomendasikan adalah 4 buah ara kering yang direndam semalaman dan dimakan pada pagi hari saat perut masih kosong.
  • Madu: Madu adalah salah satu obat alamai yang paling umum. Madu bisa mencegah serangan asma dan mengencerkan lendir atau ingus.
  • Lemon: Satu buah jeruk lemon di peras dalam sebuah gelas lalu dikonsumsi secara teratur untuk menghilangkan masalah pernafasan yang berhubungan dengan asma.
  • Indian Gooseberry: Bisa menyembuhkan hampir semua alergi. Pada pagi-pagi sekali, rebus dengan sedikit jahe dan satu sendok makan madu.
  • Akar labu pahit: Buatlah pasta dan campur 1 sendok teh pasta ini dengan madu dalam jumlah yang sama. Anda bisa menambahkan beberapa daun basil untuk jamu ini. Minumlah saat jam tidur selama sebulan.
  • Daun drumstick: Sop daun drumstick kaya dengan zat besi yang bisa mencegah peradangan dan alergi sehingga bisa mengendalikan asma.
  • Bawang putih: Bawang putih adalah obat herbal ajaib. Campur 30 ml susu dengan 10 siung bawang putih, lalu rebus selama 5 menit. Dan makanlah di pagi hari berbarengan dengan sarapan.

Terlepas dari makanan yang disebutkan di atas, penderita asma seharusnya mengambil pola makan seimbang. Sebuah pola makan tidak seimbang akan lebih membahayakan penderita asma. Makanan asam seharusnya dikurangi dan makanan alkali seharusnya di perbanyak.

Penyembuhan asma secara alami lainnya adalah terapi air, cahaya matahari dan mengkonsumsi magnesium.
sumber: goblogin
07.23.00 WIB | 0 Komentar | Selengkapnya...

Gejala Asma dan Tips Menghindarinya


Adapun tanda dan gejala penyakit asma diantaranya :

  1. Pernafasan mengeluarkan bunyi (wheezing/mengi/bengek) terutama saat mengeluarkan nafas (exhalation). Tidak semua penderita asma memiliki pernafasan yang berbunyi, dan tidak semua orang yang nafasnya berbunyi adalah penderita asma!
  2. Mengalami sesak nafas karena  penyempitan saluran bronki (bronchiale).
  3. Sering batuk berkepanjangan terutama di waktu malam hari atau cuaca dingin.
  4. Beberapa  keluhan penderita yang merasakan dada sempit..
  5. Untuk serangan asma yang hebat dapat mengakibatkan penderita tidak dapat berbicara karena kesulitannya dalam mengatur pernafasan.

Sedangkan pada anak-anak, gejala awal dapat berupa rasa gatal dirongga dada atau leher. Selama serangan asma, rasa kecemasan yang berlebihan dari penderita dapat memperburuk keadaanya. Sebagai reaksi terhadap kecemasan, penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat.

 Cara Menghindari  Asma

Cara yang dapat dilakukan ialah menghindarkan diri faktor-faktor penyebab yang memicu timbulnya serangan asma itu sendiri. Setiap penderita umumnya memiliki ciri khas tersendiri terhadap hal-hal yang menjadi pemicu serangan asmanya.

Setelah serangan asma, apabila penderita sudah merasa dapat bernafas dengan lancar, tetap disarankan untuk meneruskan pengobatannya sesuai obat dan dosis yang diberikan oleh dokter.
07.04.00 WIB | 0 Komentar | Selengkapnya...

Penyakit Asma dan Penyebabnya


Penyakit Asma (Asthma) adalah suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. Penyakit Asma paling banyak ditemukan di negara maju, terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir.

Penyebab
Sampai saat ini penyebab penyakit asma belum diketahui secara pasti meski telah banyak penelitian oleh para ahli. Teori atau hypotesis mengenai penyebab seseorang mengidap asma belum disepakati oleh para ahli didunia kesehatan.

Namun demikian yang dapat disimpulkan adalah bahwa pada penderita asma saluran pernapasannya memiliki sifat yang khas yaitu sangat peka terhadap berbagai rangsangan (bronchial hyperreactivity = hipereaktivitas saluran napas) seperti polusi udara (asap, debu, zat kimia), serbuk sari, udara dingin, makanan, hewan berbulu, tekanan jiwa, bau/aroma menyengat (misalnya;parfum) dan olahraga.

Selain itu terjadinya serangan asma sebagai akibat dampak penderita mengalami infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) baik flu ataupun sinisitis. Serangan penyakit asma juga bisa dialami oleh beberapa wanita dimasa siklus menstruasi, hal ini sangat jarang sekali.

Angka peningkatan penderita asma dikaitkan dengan adanya faktor resiko yang mendukung seseorang menderita penyakit asma, misalnya faktor keturunan. Jika seorang ibu atau ayah menderita penyakit asma, maka kemungkinan besar adanya penderita asma dalam anggota keluarga tersebut.
06.54.00 WIB | 0 Komentar | Selengkapnya...

Asma Akibat Pekerjaan

10 Oktober 2011 | 21.09.00 WIB


Asma akibat Pekerjaan adalah asma yang disebabkan atau diperburuk situasi di tempat kerja seperti iritasi, uap kimia, gas atau debu. Seperti jenis asma lain, pekerjaan dapat menyebabkan gejala asma, seperti dada sesak, mengi dan sesak napas.

Jika didiagnosis dan diobati sedini mungkin, asama akibat pekerjaan bisa disembuhkan. Namun jika tidak segera diobati efek jangka panjangna bisa lebih buruk. Tidak jelas sebab sebagian orang mengalami asma akibat pekerjaan. Ini kemungkinan ada hubungannya dengan warisan sifat-sifat (genetika) atau karena zat-zat tertentu di lingkungan kerja yang terakumulasi dari waktu ke waktu.

Gejala
Gejala asma dimulai ketika paru-paru meradang. Peradangan menyebabkan beberapa reaksi yang menyumbat saluran udara dan membuat sulit bernapas. Setelah dihadapkan pada sesuatu yang memicu serangan asma, saluran udara menjadi terbatas:
* Otot di sekitar saluran udara menegang.
* Saluran udara sendiri menjadi bengkak.
* Menghasilkan terlalu banyak lendir.

Gejala asma kerja serupa dengan yang disebabkan oleh jenis asma lain. Tanda dan gejala tersebut antara lain: 
* Desah
* Batuk
* Sesak napas
* Dada sesak 
Gejala lain yang mungkin menyertai seperti: 
* Pilek
* Hidung
* Iritasi mata 

Pengobatan
Jika seseorang mengalami asma akibat pekerjaan kemungkinan dokter akan merekomendasikan menghindari kontak dengan iritasi yang memicu gejala. Penderita juga perlu obat asma untuk membantu meredakan gejala. Menghindari tempat kerja iritasi, ini penting untuk berhasil mengobati asma. 

Pencegahan
Satu-satunya cara yang pasti menghilangkan gejala dan mencegah kerusakan paru-paru akibat kerja asma adalah dengan menghindari apa pun yang memicu asma. 

Sumber: medlineplus dan mayoclinic.
21.09.00 WIB | 0 Komentar | Selengkapnya...